Sejak kepergian mama
Aku terpaku menahan rindu
Senyummu begitu melekat
Mengenangmu ‘ku menangis
*
Kala malam menyapa
Terasa dingin mencekam
Semakin sepi nan terasing
Betapa sulit melepas kepergianmu
*
Bayanganmu menari-nari di pelupuk netra
Terngiang tutur bahasamu
Tetiba rintikan air mata membasahi pipi
Malam semakin redup hati kian gundah
*
Kurasakan belaian jemari yang lembut
Seakan darahmu mengalir di nadiku
Kutulis syair rindu tentang mama
Kurebahkan kepala di antara sinar bintang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar