Kamis, 30 Maret 2023

Pesona Alam


Langit biru membentang

Gemericik sungai terdengar merdu

Daun-daunan menari lemah gemulai

Angin sejuk meniup dedaunan


Kala hujan menyiram semesta

Semakin lestari dan bersemu

Kumbang berkejaran mencium putik bunga

Mataku terpana tanpa berkedip


Keindahan alam tiada tertandingi

Lukisan pelangi serpihan surga

Awan putih kelabu menawan hati

Aku bangga berjuta-juta kagum


Rabu, 29 Maret 2023

Jantung Hatiku

 

Sejak kepergian mama

Aku terpaku menahan rindu

Senyummu begitu melekat

Mengenangmu ‘ku menangis

*

Kala malam menyapa

Terasa dingin mencekam

Semakin sepi nan terasing

Betapa sulit melepas kepergianmu

*

Bayanganmu menari-nari di pelupuk netra

Terngiang tutur bahasamu

Tetiba rintikan air mata membasahi pipi

Malam semakin redup hati kian gundah

*

Kurasakan belaian jemari yang lembut

Seakan darahmu mengalir di nadiku

Kutulis syair rindu tentang mama

Kurebahkan kepala di antara sinar bintang

Selasa, 28 Maret 2023

Anakku

 


Air bergejolak, mendera hanya ujian

Waktu berputar lincah tiada ramahnya

menggilas kelalaian jiwa yang malas

suka duka hiasan kehidupan. Nikmati!


Sirna berganti bahagia, bersyukur!

tanamkan tekad budi luhur akhlak mulia

patrikan asa lekatkan di pelupuk mata

hidup sementara, ciptakan rasa, karya nyata


Melangkah, menggamit erat jemariNya,

menuntunmu ke negeri mimpi indah

hidup penuh berkat dan rahmatNya

bersyukur atas nikmat yang diberikan



Merengkuh amal dalam sikap dan ibadah

: Allah Pengasih, sumber pengharapan menyediakan

kesuksesan dan keselamatan

meniti hidup selamanya, taklukan dunia.

 

Senin, 27 Maret 2023

Bisikan Hati


 

Segenap jiwa menyayangi

Tanpa harus bicara dalam teriakan

Mencintai tanpa menebas jarak

 

Bait puisiku berkata

Iklas dengan kasih setia

Kurelakan tanpa pamrih

 

Pada sela huruf rangkaian puisi

Kuukir nama sesuai bisikan hati

Sanubari kerap bergetar tak teratur

 

Aku  berharap melihat telaga di wajahmu

Mendengar segala keluh kesah

Sejenak kupandang langit ada senyummu di sana.

*

Jakarta, 27 Maret 2023

Minggu, 26 Maret 2023

Pesan untuk Ananda Menjelang Ujian Sekolah/ Asesmen Sumatif Sekolah

 

WAKTU DALAM HIDUP TERBATAS. HIDUP MEMBERI KESEMPATAN UNTUK MERENDA PENGALAMAN, INTENSITAS DAN MELAKUKAN YANG TERBAIK AGAR TIDAK ADA PENYESALAN.

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam dan salam sejahtera.

 

Yts. Bapak Ibu Orang tua/ Wali dan Peserta didik hebat yang kami banggakan.

Puji Syukur Kepada Allah Swt, yang memberikan kita kenikmatan yang tak bisa terhitung, khususnya nikmat sehat wal’afiat, hingga kita sekalian dapat menjalani kehidupan.

Anak-anakku!

Ujian Sekolah/ Asesmen Sumatif merupakan standarisasi untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam berbagai aspek. .Sejak tahun 2020 kelulusan ditentukan oleh Ujian Sekolah/ Asesmen Sumatif Sekolah. Kebijakan tersebut berdasarkan Permendikbud Nomor 43 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan ujian yang diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional.  Bentuk ujian Ujian Sekolah/ Asesmen Sumatif berupa portofolio; penugasan; tes tertulis; dan/atau bentuk kegiatan lain yang ditetapkan Satuan Pendidikan sesuai dengan kompetensi yang diukur berdasarkan Standar Nasional Pendidikan.

Bentuk Ujian yang diselenggarakan oleh sekolah di atas dilaksanakan pada semester ganjil dan/atau semester genap pada akhir jenjang dengan mempertimbangkan capaian standar kompetensi lulusan.

 

Syarat kelulusan peserta didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, dan mengikuti Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan. Kelulusan peserta didik atau siswa ditetapkan oleh satuan/program pendidikan atau sekolah bersangkutan. Melanjutkan Pendidikan ke sekolah Menengah Atas pun berdasarkan Nilai Sidanira (Sistem Data Nilai Rapot) Semester 1 sd 5.

 

Anak-anakku tentu sudah mengetahui kemampuan berdasarkan nilai tersebut akan diterima di sekolah mana? Usaha, kerja keras dan konsentrasi tidak akan membohongi hasil/ prestasi.

Buatlah dirimu special, orang tua dan guru-gurumu bangga karena sikap, perilaku, prestasi yang memuaskan, diperoleh dengan jujur dan berintegritas.

Anak-anakku!

Berbagai rasa seketika campur aduk tatkala menjelang ujian sebagi momen terakhir yang dinantikan untuk sah menjadi alumni SMPN 232 Jakarta.

Senin, 27 sd 31 Maret 2023 merupakan waktu mengikuti ujian. Hasinya sebagai dasar pertimbangan Kelulusan. Semoga semua berjalan dengan kondusif dan lancar. Bapak Ibu percaya selama 3 tahun sudah mempersiapkan diri untuk mengakhiri perjuangan sejak di bangku SMP.

 

Bersuka cita, bahagia dan jangan menyerah melakukan yang terbaik demi meraih impian demi masa depan yang menanti kehadiranmu membangun negara Indonesia tercinta. Banyak anak-anak di luar sana yang tidak seberuntung kalian atau mereka sudah duluan menghadap Sang Ilahi.

Bertahan melewati masa pandemi dengan segala cara yang didampingi Orang tua/ wali tercinta. Oya… Apakah kalian sudah minta doa restu untuk esok?

Anak-anakku!

Silakan dibaca tips belajar menghadapi ujian sekolah

1.ciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan

2.pilih waktu belajar yang tepat

3.pahami materi pelajaran bukan sekedar menghafal

4.sering belajar daya ingat kita terhadap materi yang dipelajari

5.jaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat

 

Bapak Ibu orang tua Peserta Didik!

Jangan pernah lelaah memotivasi, mendampingi, berikan pelayanan terindah, berikan makanan, minuman yang paling bergizi agar Ananda lebih semangat dan sehat melewati masa-masa ujian dan seterusnya. Terima kasih atas kebersamaan selama ini dan telah mendukung program SMPN 232.

Anak-anakku!

 

Segenap Guru, Tenaga Kependidikan dan Orang tua mendoakan semoga kalian meraih hasil ujian optimal, memuaskan. Selamat menempuh Ujian Sekolan TP 2023/ 2024.

Selamat menempuh ujian kerjakan soal dengan tenang dan berdoalah sebelum memulai aktivitas. Lakukan yang terbaik.

 

Wassalaamu ‘alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.


Sabtu, 25 Maret 2023

Senja di Ambang Rindu

  

Ada kalanya bersinar cemerlang

Ada kalanya redup tak berdaya

Senja iklas melepas sang mentari

Senja menyambut gelap yang eksotis

 

Senja memberi kesan yang romantik

Datang membawa kesetiaan beserta rindu

Senja berakhir dalam keheningan yang beku

Senja itu menenangkan untuk membagi cerita

 

Senja menghiasi dengan warna kehidupan

Mengajarkan perjalanan tidak selalu indah

Senja memberi inspirasi tentang rasa merindukan

Dalam dekapan senja berharap jingga kemerahan terpancar

Jumat, 24 Maret 2023

Istana Bersahaja

 

Rumah menyimpan sejuta cerita

Berdiri kokoh bangunan sederhana

Di sana beta dilahirkan

Dibuai mesra ayah dan ibu

 

Bentuk yang sederhana

Terhindar dari terik dan hujan

Hangat dan menyenangkan

Jauh dari polusi udara

 

Rumahku istana bersahaja

Setiap saat kukenang

Tempat bermain dengan saudara

Sungguh banyak sukacita

 

Rumah istana terindah dalam hidup

Terjalin ikatan batin yang unik nan istimewa

Cinta kasih sayang tumbuh dengan subur

Aman berbagi petualangan hidup

 

Rumahku benteng pertahanan

Tempat merangkai jati diri sejak dini

Dibangun tanpa lekuk rumit yang meresahkan

Rumah kebutuhan dasar merenda impian

*

Jakarta, 24 Maret 2923

Kamis, 23 Maret 2023

Menyibak Sepi


 

Kaki goyah melangkah

Melewati gelapnya malam

Serasa tangan saling bergandeng

Tapi hanya hayalan belaka

 

Sepi melanda sukma

Arah perjalanan kian sesat

Sendiri berdiri menanti sosokmu

Tapi tak kunjung hadir

 

Malam amat mencekam

Menghantui alam sadar yang tak sabaran

Ingin mendaki bukit impian

Tapi letih melanda sekujur tubuhku.

 

 

Baskara Resolusi


Biar kelopak kembang merekah

Diterpa desiran sang bayu

Biar kicauan burung bersiul merdu

Menampung segenap isi hati

 

Resolusi kukuh bercerita pada semesta

Merekah indah kala fajar menyambut

Baskara dengan lembut memancarkan sinar

Seiring tawa nan asa yang tiada pupus

 

Meski termangu  mengeja nuansa ragu

Akan menjelma dengan tanda harapan

Terbersit pada lekukan cakrawala percaya diri

Merangkul erat alam semesta diiringi irama doa: Resolusi

Perih


Melepas cinta menyakitkan

Rindu akan menyiksa diri

Perasaan ‘tak terkontrol

Berharap kekasih mengerti isi hati

 

Mata terpenjam menikmati hembusan angin

Merindu binar kasih

Perih menjadi cerita

Lelah melampaui batas logika

 

 

Seiring waktu batin pun bangkit

Setia tak sanggup memendung

Menjelma genangan tetesan air mata

Melepas jejak bayangmu kisah terburuk

 

 

Atmosfir Irama Rindu


Terhalang jarak nan waktu

Tegar menahan gejolak rindu

Bertemu sebuah penantian berharga

Acapkali menyiksa mempertajam cinta

 

Betapa indah menggenggam jemari

Menatap wajah lugu tanpa sekat

Mengajak dirimu menuntun jalanku

Nyanyikan irama jejak rindu

 

Kuteguk lantunan

Menyusuri lorong jejak kenangan

Kenapa fatamorgana hitam melintang di depan

Aku berteriak tanpa jawab

 

Kurobek egois pikiran mencabik cemas

Meski raga menjauh aku tetap merangkul bayanganmu

Berlabuh pada samudera rindu yang tertata

Tersenyum menatap telaga mata yang teduh lewat album foto

 

 

 

Rabu, 22 Maret 2023

Andaikan Aku Bisa


Menulis wujud perenungan diri

Menulis memberi stimulus yang inspiratif

Menulis bagian kualitas imajinasi berharga

Mampu menciptakan rangkaian kata bermakna

 

Menulis isi perasaan akan melegakan

Mengalir kalimat pembangkit semangat

Melahirkan motivasi yang siap berubah

Bergerak dalam melodi literasi

 

Menulis ketrampilan mengelola diri

Menulis mengajak untuk membaca

Membaca menjawab ketidaktahuan

Menulis menemukan ilmu pengetahuan

 

Menulis bagaikan denyut nadi kehidupan

Menulis memiliki kekuatan isi pikiran

Menulis bagaikan seni ketrampilan menjawab diam

Menulis media komunikasi yang memikat hati pemburu ilmu

 

Andaikan aku bisa menulis isi pikiran aku akan berlabuh ke sudut kota yang kuimpikan.

Mata Indah Mata Resolusi


Andaikan banyak sepertimu

Melihat kesedihan menggantikan dengan senyum

Andaikan banyak mata samudera luas

Kan kujadikan tempat bermimpi

 

Betapa aku bangga mendampingimu

Menatap keindahan semesta

Menunjukkan berbagi keunikan

Mampu bercerita tentang kekuatan

Mampu menumpahkan pengakuan


 

Cahayamu merekah melukiskan makna rasa

Mencerminkan bahasa kasih

Bergandengan dalam tindakan logika

Tatapanmu meluluhkan ego diamku

 

Kekuatanmu menunjukan ketulusan

Menelaah ungkapan perasaan

Mengalihkan imajinasi yang terjaga

 

 

Terima kasih untuk pasangan mata telah menebarkan berjuta-juta makna.

Mata kujadikan seperti lebah yang harum memiliki keindahan yang tiada tara. Kau memilih memandang kelebihan, kebaikan, kecantikan dan kesederhanaan.

 

Romansa Laksana Kembang Semerbak

 


Cinta hadir bagaikan badai asmara melanda

Serupa hujan deras di padang pasir

Ibarat karang tumbuh di puncak gunung: kokoh

Laksana kembang semerbak tumbuh di kumpulan batu

Seumpama sang dewi menyinari kutub utara: Elok nian

 

 

Mencintaimu bagaikan awan terlintas hujan

Menyayangiku seluas samudera tiada bertepi

Menerangi langit hatiku dengan sejuta pesona

Mengalir bagaikan tetesan hujan meresap di kalbu

Romansa kasih sebening butiran embun yang menyejukkan

 

 

Nada, alunan suaramu berlabuh dan tenangkan hatiku

Cinta dan lukisan rindu telah berakar di relung sukma

Kusimpan rapi tak akan padam walau ombak kan menerpa

Menanti hari esok penuh bahagia bersama alunan simponi

Diiringi rangkaian doa sujudku terhadap: Allahku Sumber Cinta.

 

Cinta karunia terindah di alam semesta

 

Minggu, 19 Maret 2023

Melarung Aksara Kenangan

 

Hentakan halilintar memekikkan telinga

Bunga api berkejaran dengan tiupan angin

Tak lama rintik hujan pun menerpa alam semesta

Cahaya temaram menguar nan tertindas kegelapan

 

Sepi memaknai bait puisi, meluncur secepat kilat

Senyum mewarnai bilik hati lalu memilin kenangan

Melarung aksara kenangan, melekat dalam percakapan hati

Angan berlayar membawa ingatan di selasar rumah tua

 

Ingin bertukar nasib tanpa membalas sakit hati

 Kupetik senar kesabaran merapal janji yang pernah tercetus

Memaksaku bergelayut pada sebuncah waktu tanpa keraguan

 Menyanyi tentang badai pasti berlalu yang terukir di palung jiwa

 

Kutuang tumpukan sesak yang mendeburkan resah gelisah

Menahan diri menating bongkahan lara pada malam yang syahdu

Mimpi akan membara pada tidur yang lelap hingga kelak terjaga

Menanti sejuknya alunan pagi yang menjelma pada wangi sang mentari.

Pesona Alam

Langit biru membentang Gemericik sungai terdengar merdu Daun-daunan menari lemah gemulai Angin sejuk meniup dedaunan Kala hujan ...